Detail Cantuman Kembali

XML

JAKA TINGKIR


Babad Jaka Tingkir laksana cermin kaca, berkilau menawan dan banyak yang menjadikannya sebagai cermin untuk mengaca. Figurnya tak lekang oleh zaman, menyiratkan berbagai pelajaran hidup yang amat berharga. Bahwa kebahagiaan hidup yang hendak diraih perlu diperjuangkan sekuat tenaga! Bahwa perjuangan untuk meraih kebahagiaan hidup memang berat, penuh tantangan, dan halangan! Bahwa bagi orang yang mampu melewati halangan dan rintangan, sebuah kebahagiaan hidup telah tersedia untuk direguk, sebagai balasan!

Figur Jaka Tingkir menjadi kian memukau jika kita mencermati betapa di kala ayahandanya tak mau takluk pada Sultan Bintara, justru ia menjadi tamtama dan orang kepercayaan Sultan Trenggana. Ia pernah banyak menerima ajaran dari murid Syekh Siti Jenar, tetapi kemudian menjadi murid Sunan Kalijaga dan Sunan Kudus.

Inilah roman epos Jaka Tingkir (Jalan Berliku Menjemput Wahyu) yang dituliskan dengan indah, runtut, dan mencerminkan kilauan hikmah kehidupan dari orang besar masa lalu…
Gamal Komandoko - Personal Name
813.43
979-963-606-x
novel indonesia
Buku
Indonesia
DIVA Press
2009
Jogjakarta
411 hal.
LOADING LIST...
LOADING LIST...